Hari ketiga Air Mineral Prim-A
Greater Jakarta Conference dibuka dengan pertandingan antara tim putri
Universitas Indonesia melawan Universitas Universitas Media Nusantara.
Pertandingan berjalan lambat di kuarter pertama dengan kedua tim
kesulitan untuk mencetak poin. UI berhasil menjauh dari UMN di kuarter
ketiga dimana mereka menjauh dengan keunggulan 23-9. UI akhirnya
berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 40-17. Mawardiyanti
menjadi top scorer dengan sumbangan 11 poin. Arifatun Ratri
menyumbangkan 8 poin untuk UI yang sekarang mengolek 3 kemenangan musim
ini.
Tim putri Universitas Esa Unggul menunjukkan mental baja mereka dalam pertandingan melawan PERBANAS. Ketinggalan dua poin saat halftime, Fitryana Sari Dewi, Zalrina Hariana dan Tesa Mandella
menggila di babak kedua. Ketiga pemain tersebut dengan tenang mendulang
poin demi poin untuk memberikan UEU keunggulan 40-36 di akhir kuarter
tiga. Memasuki kuarter terakhir, UEU harus kehilangan Angelica Ansanay
yang terkena cedera angkel. Namun hal tersebut, tidak mematahkan
semangat pemain asuhan Abrizalt Hasiholan melainkan
melecut semangat mereka. Sari berkali kali berhasil lolos dari kawalan
para pemain PERBANAS dan menghasilkan poin. Sisa 7 menit, Sari sempat
harus keluar lapangan karena mengalami kram. Saat Sari berada di bench,
Tesa Mandella dan Inggrid Patricia berhasil melesakkan beberapa poin
krusial. Alhasil, UEU berhasil menumbangkan PERBANAS 53-44. Sari
memiliki stats fenomenal di pertandingan ini dengan 22 poin, 14 rebounds
dan 6 assists. Zalrina menyusul dengan 12 poin dan Tesa menambahkan
double-double, 11 poin dan 13 rebounds.
Tim basket putra PERBANAS berhasil
memperkokoh posisi mereka di Pool B Air Mineral Prim-A GJC Men setelah
mengalahkan Universitas Indonesia 58-34. UI berhasil mengimbangi
permainan PERBANAS di babak pertama, namun babak kedua menjadi milik
PERBANAS. Dengan mengandalkan duet Nicolas dan Nickylaus, PERBANAS
menjauh dari UI untuk meraih kemenangan keempat mereka musim ini di Liga
Mahasiswa.
Hernovi Sitohang dan Endah Emiliasari
barhasil memimpin Universitas Budi Luhur mengalahkan Universitas Bunda
Mulia 57-21. Dua center UBL ini berhasil mengemas masing-masing 14 poin
dan 8 rebounds dan mempersembahkan kemenangan kedua UBL musim ini. UBL
sempat telat panas di pertandingan ini setelah tertinggal 7-4 di sepuluh
menit pertama. Namun, anak asuh Coach Fadil berhasil membalikkan
keadaan dan unggul 21-12 saat halftime. Setelah itu, permainan Hernovi
dan Endah tidak bisa terbendung lagi oleh UBM.
Mudrikah bermain cemerlang untuk
Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 dengan mencetak 17 poin tapi
sayangnya tim nya belum berhasil mengalahkan Universitas Negeri Jakarta.
UTA 45 berhasil ditundukkan oleh UNJ dengan skor 47-36. Tempo
pertandingan berjalan cepat dari tip-off. Ketinggalan 10 poin di awal
kuarter 4, para pemain UTA 45 terus mencoba untuk memperkecil
ketinggalan mereka. Namun, Zata Amani Amanda dan Putri Meutia Lestari
berhasil mencetak skor di akhir kuarter empat dan kini UNJ memiliki
rekor empat kali menang dan tiga kali kalah.
Pertandingan menegangkan terjadi di
pertandingan antar tim putra Universitas Budi Luhur dan Universitas
Trisakti. Keunggulan UBL 46-40 sempat terancam di dua menit terakhir
setelah point guard Trisakti Firman Pradana berhasil menceploskan
three-point. untuk mengecilkan ketinggalan mereka menjadi tiga poin.
Kesempatan menang pun semakin terbuka untuk Trisakti setelah UBL sudah
berada dalam tim foul. Di 90 detik terakhir, para pemain Trisakti
bermain sangat ageresif yang membuat para pemain UBL melakukan foul.
Sayang, ada 6 free throw yang di dapat oleh Trisakti namun tidak ada
satu pun yang masuk. Trisakti memiliki kesempatan terakhir untuk
mengirim game ini ke overtime, namun tembakkan three-point Firman saat
buzzer berbunyi tidak masuk dan UBL selamat dengan memenangi
pertandingan ini 48-45. Lufthy Saputra dan Ruzky Perdana menyumbang
masing-masing 10 poin untuk UBL. Sedangkan Firman dari Trisakti menjadi
top scorer di game ini dengan 20 poin.
Di pertandingan terakhir seri IV GJC
antara Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Darma Persada harus
ditentukan sampai menit-menit terakhir. Forward UNSADA Yeremia Benhard
keluar sebagai bintang dengan 23 poin. Saputra Hadi Yusuf menambahkan 16
poin untuk UNSADA yang sekarang memiliki rekor 3 kali menang dan 3 kali
kalah. Yeremia menjadi pahlawan di pertandingan ini setelah dia
melakukan drive lewat baseline dan berhasil melakukan layup. Berkat
layup dari Yeremia, UNSADA langsung memiliki keunggulan 67-60 dengan
sisa waktu 1 menit dan menyudahi perlawanan dari UNJ.
Sumber :
http://www.ligamahasiswa.co.id/sari-dewi-fitryana-mengamuk-ueu-kalahkan-perbanas/